Syarat-Syarat Bayar Pajak Motor serta Cara Pembayaran nya

Memiliki kendaraan bermotor menjadi hal yang lumrah dilakukan.

Hampir setiap keluarga memiliki setidaknya 1 motor untuk digunakan bersama-sama bahkan ada yang memiliki motor untuk setiap anggota keluarga.

Kepemilikan motor diatur oleh negara, salah satunya adalah pajak.

Apabila Anda termasuk salah satu pemilik motor, maka sebaiknya Anda perlu tahu syarat bayar pajak motor yang dilakukan setiap periode tertentu.

Syarat Bayar Pajak Motor dan Cara Pembayaran Online dan Offline

Pajak motor merupakan pajak progresif, yaitu pajak yang tarif nya meningkat sesuai dengan nilai objek.

Terdapat 2 jenis pajak motor, antara lain pajak tahunan dan pajak lima tahunan.

Fungsi pembayaran pajak tahunan adalah untuk mencocokkan data pemilik di tahun sebelumnya dan mengetahui aktif tidaknya motor tersebut.

Syarat bayar pajak motor

Sedangkan fungsi pajak lima tahunan untuk memperpanjang STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

Syarat bayar pajak motor adalah membawa dokumen terkait. Pembayaran pajak tahunan membawa STNK dan KTP keduanya harus asli. Nama yang tercantum di KTP harus sama seperti nama di STNK.

Sedangkan pembayaran pajak  lima tahunan dokumen yang diperlukan adalah STNK Asli, BPKB Asli, dan KTP Asli.

Agar lebih gampang berikut kami telah rangkum Syarat Bayar Pajak Motor.

Syarat bayar Pajak 1 Tahun :

  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) Asli
  • E-KTP Asli (Sesuai dengan nama di STNK)

Syarat Bayar Pajak 5 Tahun :

  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) Asli
  • E-KTP Asli (Sesuai dengan nama di STNK)
  • BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) ASLI
  • Kendaraan (Untuk Gesek Nomor Rangka dan Nomor Mesin) di Samsat

Pembayaran pajak dapat dilakukan secara online. Berikut caranya.

  1. Membuka situs e-Samsat

Pembayaran online hanya dapat dilakukan di provinsi Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Masing-masing provinsi memiliki situs yang berbeda.

Alamat situs E-Samsat :

  • acehprov.go.id
  • samsat-pkb.jakarta.go.id/info-kbm
  • jabarprov.go.id/e-samsat-jabar/
  • jatengprov.go.id/
  • jatimprov.go.id/
  1. Mengisi data kendaraan

Anda diminta mengisi data motor dalam situs tersebut.

Data yang perlu dimasukkan adalah kota asal nomor polisi kendaraan, kantor Samsat awal tempat mengurus pajak motor, dan nomor polisi.

Masukkan CAPTCHA yang ada dan klik cari. Jika data yang dimasukkan sudah benar, maka akan muncul data kendaraan, jumlah pajak yang harus dibayar, dan denda yang harus dibayar.

Periksa data kendaraan di situs tersebut dengan data di STNK atau BPKB yang merupakan syarat bayar pajak motor. Klik ‘selanjutnya’ dan konfirmasi untuk melakukan pembayaran.

  1. Mengisi form pengambilan nota pajak

Terdapat syarat bayar pajak motor lainnya apabila menggunakan sistem online, yaitu form pengambilan nota pajak.

Dokumen tersebut dapat digunakan sebagai bukti pembayaran pajak motor yang nantinya diserahkan ke kantor Samsat.

Data yang tercantum dalam form tersebut antara lain kota tempat mengambil nota pajak, kantor Samsat tempat mengurusi pajak motor, nama bank untuk pembayaran, dan sistem yang akan digunakan (ATM, internet banking, SMS banking, dan lain-lain).

Isi form tersebut dengan hati-hati. Klik ‘kode bayar’ dan cetak form pengambilan nota pajak.

  1. Membayar pajak motor

Samsat bekerja sama dengan 14 bank baik BUMN, swasta, maupun bank daerah.

Bank tersebut antara lain BTN, BNI, BRI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, dan BCA, serta BPD Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali.

Melakukan pembayaran dengan bank dalam sistem layanan yang disediakan memiliki cara yang tidak jauh berbeda.

Pilihlah menu ‘pembayaran’ dan cari menu ‘multipayment’.

Setelah itu, pilih opsi Samsat yang sesuai dengan form pengambilan nota pajak. Klik ‘lanjutkan dan lakukan pembayaran. Anda akan mendapatkan bukti pembayaran yang harus disimpan.

  1. Mendatangi Samsat

Setelah melakukan pembayaran, langkah terakhir yang harus dilakukan adalah mendatangi Samsat.

Anda harus menukar bukti pembayaran dengan nota pajak dalam kurun waktu 7 hari. Bawalah syarat bayar pajak motor dan bukti pembayaran.

Anda cukup membawa dokumen tersebut ke loket pembayaran.

Setelah selesai, Anda akan mendapatkan nota pajak sebagai bukti pajak motor telah terbayar.

Untuk pembayaran langsung di Samsat tanpa melalui bank, pemilik motor cukup membawa dokumen-dokumen asli yang dibutuhkan.

Pemilik motor akan diminta untuk mengantre sebelum membayar. Pemilik motor juga bisa membawa salinan ketiga dokumen tersebut atau di fotokopi di Samsat langsung.

Sanksi Apabila Tidak Melakukan Pembayaran dengan Syarat Bayar Pajak Motor

Beberapa orang menganggap sepele terkait pembayar pajak motor sehingga telat melakukan pembayaran.

Sanksi yang dikenai kepada pemilik motor yang telat membayarkan dendanya adalah sebagai berikut.

  1. Penahanan motor

Proses penahanan motor umumnya terjadi ketika ada razia lalu lintas yang dilakukan oleh polisi.

Apabila ditemukan pajak mati, maka motor dapat ditahan. Riwayat pembayaran pajak akan dilihat bersamaan dengan STNK.

Untuk menghindari penahanan motor, maka sebaiknya segera lakukan pembayaran pajak motor.

  1. Membayar denda

Denda adalah sanksi lain jika Anda telat membayar pajak motor.

Denda yang dikenakan pada pemilik motor adalah 20% pada bulan pertama keterlambatan dengan kenaikan denda 2% pada bulan berikutnya.

Perhitungan denda berdasarkan jumlah pajak yang seharusnya dibayarkan setiap tahun.

Semakin lama pajak motor tidak dibayarkan, semakin besar denda yang harus ditanggung oleh pemilik motor.

Segeralah bayar pajak motor agar tidak mendapatkan denda.

Fungsi Adanya Syarat Bayar Pajak Motor

Pembayaran pajak motor berfungsi sebagai salah satu pemasukan negara.

Pajak tersebut akan digunakan untuk pembangunan fasilitas umum seperti jalan, penerangan, dan lain sebagainya.

Pemilik motor yang taat membayar pajak akan semakin memperingan kerja pemerintah dalam menyediakan fasilitas yang layak untuk warganya.

Sebaliknya, pemilik motor yang enggan membayar pajak motor termasuk orang yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, pembayaran pajak motor juga berfungsi sebagai pengendalian warga yang menggunakan kendaraan bermotor.

Hal tersebut dapat dilihat dari syarat bayar pajak motor yang dibawa setiap proses pembayaran.

Itulah syarat bayar pajak motor dan cara pembayarannya. Usahakan membayar pajak secara rutin agar tidak mendapatkan sanksi.

Sekian pembahasan Hanodoc mengenai syarat-syarat bayar pajak motor kali ini, semoga bermanfaat.

Reply